Kamis, 02 Maret 2017

PRAKTIKUM 2 : INSTALLASI SISTEM OPERASI WINDOWS DAN UBUNTU MENGGUNAKAN VMWARE



LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER
DAN SISTEM OPERASI

INSTALLASI SISTEM OPERASI WINDOWS DAN UBUNTU MENGGUNAKAN VMWARE






Disusun Oleh  :

Kelompok E

Denny Arie Suryo (065001600006)
Mardiani Trisno Putri (065001600016)
Nadya Hastono Putri (065001600001)
Saffanah Dwi Larasati (064001600029)


PROGRAM S1
TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS TRISAKTI
2017

   


Tujuan Praktikum

            Mengetahui langkah-langkah menginstallasi sistem operasi Windows dan Linux Ubuntu dengan Vmware.
  
Teori Percobaan

Pengertian Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia.
Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis.
Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.
            Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth).
           
 Langkah-Langkah Installasi Windows Dengan VMware

1. Pastikan kamu sudah mendownload dan menginstall VMware Workstation Player (Free).

2. Jika sudah diinstal, silahkan buka dan jalankan aplikasinya. Selanjutnya buat virtual baru dengan mengklik opsi “Create a New Virtual Machine”.



3.  Selanjutnya akan keluar tampilan seperti disamping, pilih “I Will instal the operating system leter” dan klik Next.
   

  
4. Karna kita ingin melakukan penginstalan windows, maka kita pilih Microsoft Windows dan untuk version kita pilih windows 7 dan kemudian klik Next.



5. Masukan nama Virtual Machine dengan nama kita dan pilih lokasi penyimpanan Virtual kita, kemudian klik Next.



 6. Aturlah Maksimum disk size  sesuai yang akan kamu gunakan di Windows 7.



7. Klik Customize Hardware untuk mengubah kondisi hardware sesuai keiinginan kita. Kamu bisa mengatur besarnya RAM virtual machine dengan cara menggeser slider yang ada. Pastikan kamu menyisakan cukup resource untuk komputer host kamu.



8. Kemudian klik opsi CD/DVD (SATA) pilih opsi use ISO imagefile dan cari instaler windows 7 yang berformat .ISO dimana kamu menyimpanya, kemudian klik OK.




9.  Kemudian klik Finish.



10. Setelah membuat virtualnya, selanjutnya kita akan melakukan penginstalan windows 7 melalui virtual yang sudah kita buat tadi. Pada tampilan seperti gambar dibawah kita klik “Play virtual machine” untuk memulai penginstalan windows 7.



11. Jika sudah seperti gambar di samping, kita atur bahasa, waktu, dan  masukan keyboard. disini biarkan bahasa dan masukan keyboard, kita atur waktu saja dan waktunya kita atur ke waktu indonesia, kemudian klik Next.


  
12. Kemudian klik “Instal Now“.



13. Centang kotak kecil dibawah, dan klik Next.



 14. Karena kita baru menginstal, pilih Custom (advance).



15. Buatlah partisi baru sesuai kebutuhan kita dengan ketentuan berikut.
  • Partisi pertama digunakan untuk penginstalan windows dan untuk penginstalan operasi lainnya seperti software aplikasi dll.
  • Partisi kedua dan selanjutnya digunakan untuk penyimpanan data, seperti file musik,video, maupun data lainya.
Sebenarnya kita bisa membuat hanya dua partisi saja, tetapi kita sekarang akan buat tiga partisi.
Untuk partisi pertama, klik new sehingga akan keluar tampilan size seperti gambar diatas, dalam ukuran ini menggunakan satuan MB, jadi jika kita akan membuat size sebesar 40 GB kita tuliskan saja 40000 MB, maka akan keluar size sebesar 40 GB, kemudian klik Apply.
  
Untuk partisi kedua dan selanjutnya sama saja seperti membuat partisi pertama hanya saja untuk partisi kedua dan ketiga kali ini kita buat sizenya masing – masing berukuran 20 GB, untuk partisi ketiga karena yang terakhir maka kita buat saja size sisanya saja. Setelah semua partisi sudah terbuat, kemudian klik Next.

16.  Tunggu beberapa saat proses Instalasi sedang berlangsung.



17. Setelah proses instalasi selesai, kita akan dimintai untuk memasukan User name dan Computer name, untuk user name masukan nama kita dan untuk computer name bebas sesuai kehendak kita kemudian klik Next.




 18. Masukan pasword, pastikan kita mudah untuk mengingatnya dan orang lain tidak tau dan klik Next.



 19. Jika kamu punya product key masukan product key yang kamu punya, jika tidak punya abaikan saja dan klik Next.



20. Pilih opsi Ask Me Later. 



21. Atur Time Place sesuai tempat kita berada, dan atur tanggal dan jam.


 22. Jika telah sampai tampilan seperti gambar dibawah ini, berarti proses instalasi Windows 7 telah selesai.







Data Percobaan






Kesimpulan
            Dengan kita menginstall sistem operasi Windows dan Linux Ubuntu kita menjadi lebih mengerti tentang software di organisasi dan sistem komputer. Selain itu, dengan menginstall sistem operasi Windows dan Linux Ubuntu banyak mendapat kelebihan yang bermanfaat serta tidak ketinggalan jaman. 

PRAKTIKUM 2 : INSTALLASI DAN MENJALANKAN CISCO PACKET TRACER

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

INSTALLASI DAN MENJALANKAN CISCO PAKET TRACER 






Disusun oleh :

Kelompok E
Denny Arie Suryo (065001600006)

Mardiani Trisno Putri (065001600016)

Nadya Hastono Putri (065001600001)

Saffanah Dwi Larasati (064001600029)




PROGRAM S1
TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS TRISAKTI
2017



Tujuan Praktikum

- Mengetahui langkah-langkah menginstallasi dan menjalankan Cisco Packet Tracer

- Mengenali perangkat lunak jaringan berdasarkan fungsinya

- Menggunakan software packet tracer untuk simulasi jaringan sederhana

- Mengetahui perbedaan Switch dan Hub

Teori Praktikum

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung satu sama lain melalui media transmisi atau media komunikasi sehingga dapat saling berbagi data, aplikasi maupun berbagi perangkat keras komputer.
Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.
Taget Packet Tracer yaitu menyediakan simulasi jaringan yang real, namun terdapat beberapa batasan berupa penghilangan beberapa perintah yang digunakan pada alat aslinya yaitu pengurangan command pada Cisco IOS. Dan juga Packet Tracer tidak bisa digunakan untuk memodelkan jaringan produktif/aktif. Dengan keluarnya versi 6, beberapa fitur ditambahkan, termasuk fitur BGP. BGP memang bukan termasuk kurikulum CCNA, akan tetapi termasuk kurikulum CCNP.

Langkah – Langkah Installasi dan Menjalankan Cisco Packet Tracer
1. Apabila di PC/Laptop Anda mempuntai software packet tracer. Install aplikasi tersebut terlebih dahulu.


2. Klik aplikasi paket tracer, kemudian klik Next


3. Kemudian apabila setuju maka langsung dapat mengklik I accept the agreement dan setelah itu klik Next .


4. Setelah itu untuk menyimpan packet tracer tersebut, klik Next.

5. Kemudian apabila tidak ingin mengganti nama pengisian nama installan aplikasi tersebut, klik Next .


6. Ikuti perintah selanjutnya klik Next.


7. Setelah klik Next, proses installasi Packet Tracer sedang berjalan. 



8. Aplikasi Cisco Paket Tracer sudah selesai proses installasinya kemudian klik Finish.


9. Bila muncul tampilan ini Klik Confrim Guest, lalu tunggu beberapa saat.


10. Dan ini merupakan tampilan awal cisco paket tracer.


11. Untuk komponen yang dibutuhkan terdapat pada bagian kiri bawah. Untuk menambahkan Server berbentuk komputer . Kemudian tambahkan Switch atau HUB.

12. Lalu tambahkan komputer Client/PC klik pada icon yang berbentuk Komputer. Kemudian pilih gambar komputer lalu klik pada tempat yang disediakan (Jumlah terserah namun di sini saya memakai 3 buah PC).


13. Kemudian hubungkan semua komponen menggunakan kabel, karena menggunakan perantara Switch / HUB kita menggunakan kabel Straight (Coopper Straight-Through).

14. Kemudian klik pada salah satu komponen tersebut sampai muncul jenis port (Fast Ethernet) yang terdapat pada komponen tersebut lalu klik pada jenis port tersebut.



15. Kemudian klik pada Switch sehingga muncul juga port yang ada namun lebih banyak (karena memang port pada switch jumlahnya banyak), klik pada salah satu port (kecuali console).

16. Lalu sambungkan seluruh PC dengan Switch dengan cara diats. Sehingga seluruh komponen terhubung seperti gambar dibawah ini.

17. Kemudian setting IP Server. Klik pada icon server yang sudah dibuat sehingga muncul jendela seperti ini.

18. Pilih ke icon Config, lalu pada menu sebelah kiri pilih DHCP. Isi dengan Start IP Address sesuai kebutuhan dan isi juga Subnet Mask jangan sampai terlewat.

19. Setelah itu kita setting masing-masing PC agar terhubung dengan server. Klik icon PC – pilih Config kemudian pada menu sebelah kiri pilih FastEthernet. Ganti IP Configuration menjadi DHCP agar PC mendapat IP Address otomatis dari server sehingga tidak perlu mengatur. Kemudian Close (Lakukan pada semua PC).

20. Setelah selesai kita cek apa semua koneksi lancar, dengan cara klik icon pesan si bagian kanan. Kemudian klik.kan pada salah satu PC sehingga pada Icon PC terdapat gambar pesan. Lalu klik pada salah satu PC yang lain. Jika berhasil, pada bagian kanan bawah akan muncul tanda Sukses seperti di bawah ini.


21. Untuk melihat proses berjalannya data klik pada Simulation pada bagian kanan dibawah icon pesan. Kemudian klik Auto Capture / Play sehingga proses pengiriman dan penerimaan data akan dianimasikan. Selesai sudah kita membuat Sebuah Jaringan LAN sederhana menggunakan Cisco Packet Tracer.



Data Praktikum











Kesimpulan

Dengan adanya software simulasi semacam packet tracer, maka sangat memberi kemudahan untuk mempraktekkan teori-teori yang telah kita dapat. Kita hanya perlu menginstall software, tidak perlu membeli device-device yang kita perlukan. Dan software ini biasa juga digunakan untuk para ahli jaringan sebelum mendeploy sebuah jaringan di perusahaan atau instansi-instansi terkait.